LAPORAN AKHIR MODUL 1



1. Jurnal [Kembali]

1.     Penentuan Karakteristik Alat Ukur

 

Nama Alat

 

Model

Prinsip Kerja

Tingkat Ketelitian

Posisi Alat Ukur

Kelas Isolasi 

Jenis Input

Range

Skala

Faktor Pengali

 

Sensitivitas

Voltmeter I

2013

kumparan  Putar

0.5

Horizontal

3

DC

0 - 3.0

0 - 10

0.3         1

3           10

1 mA

Amperemeter II

2013

Besi Putar

0.5

Horizontal

           5

AC

0 -20
0 - 50
0 -100

10           20
50            100

45 - 65 Hz

      

       2.     Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser secara Seri    

No.

 

Xn

R (Ω)

R multimeter (Ω)

R terhitung (Ω)

I Total (A)

V Total (V)

 

1.

Xa

220 (P)

                219.7

263.33

0.006

1.58

Xb

550 (P)

541

618.33

0.006

3.71

Xc

1000 (T)

978

1113.33

0.006

6.68

 

2.

Xa

1000 (P)

1017

889.67

0.003

2.642

Xb

1500 (P)

1483

1336.67

0.003

4.01

Xc

2000 (T)

2044

1843.33

0.003

5.53


       

      3.     Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser secara Paralel

No.

 

Xn

R (Ω)

R multimeter (Ω)

R terhitung (Ω)

I Total (A)

V Total (V)

 

1.

Xa

220 (P)

220

223.32

0.0536

        11.97

Xb

550 (P)

546

541.629

0.0221

11.97

Xc

1000 (T)

1055

979.5417

0.01222

11.97

 

2.

Xa

1000 (P)

1024

1005.88

       0.0119

11.97

Xb

1500 (P)

1509

1496.25

0.008

11.97

Xc

2000 (T)

2048

1995

0.006

11.97

    


      4.     Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

Rs (Ω)

Rx Multimeter (Ω)

Rx Terhitung (Ω)

R toleransi (%)

557

511

1225.4

             139%

2. Prinsip Kerja [Kembali]

1. Mengamati dan Memahami Simbol serta Data dari Alat Ukur

a. Ambil alat ukur seperti dibawah ini:

• Voltmeter (model 2011)

• Amperemeter (model 2013)

b. Amati simbol dan data yang tertera pada alat ukur tersebut.

c. Gambarkan dan artikan simbol serta data tersebut dan tuliskan

karakteristik alat ukur berdasarkan hasil pengamatan pada Tabel 1.


2.Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan

Geser Pada Rangkaian Seri

a. Susun rangkaian seperti gambar 1.4

b. Hubungkan nilai R sebesar 220Ω, 550Ω, dan 1kΩ menggunakan potensiometer

dan tahanan geser sesuaikan dengan nilai yang tertera pada jurnal praktikum.

c. Gunakan DC power supply sebesar 12V.

d. Hidupkan power supply, ukur nilai resistansi, arus, serta nilai tegangannya.

e. Ulangi percobaan dengan mengganti nilai R menggunakan potensiometer dan

tahanan geser.

e.

    


   

Gambar 1 Rangkaian Seri


3.  Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan 

    a. Geser Pada Rangkaian Paralel

a. b. Susun rangkaian seperti gambar 1

b. c. Hubungkan nilai R sebesar 220Ω, 550Ω, dan 1kΩ menggunakan potensiometer dan tahanan geser sesuaikan dengan nilai yang tertera pada jurnal praktikum.

c. d. Gunakan DC power supply sebesar 12V.

d. e. Hidupkan power supply, ukur nilai resistansi, arus, serta nilai tegangannya.

e. f. Ulangi percobaan dengan mengganti nilai R menggunakan potensiometer dan tahanan geser.

 

 


Gambar 2 Rangkaian Paralel


4. Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

a. Susun rangkaian seperti gambar  2

b. Hubungkan power supply 5V ke terminal input pada jembatan wheatstone.

c. Hubungkan Ampermeter pada rangkaian sebesar 0-100mA.

d. Hubungkan Voltmeter pada rangkaian dengan multimeter.

e. Hubungkan R1 sebesar 100Ω dan R3 sebesar 220 Ω pada jembatan wheatstone.

f. Kemudian hubungkan masing-masing R2 ke Rv2 dan R4 ke Rv1 pada

potensiometer.

g. Hidupkan power supply, atur nilai resistansi pada R4 hingga nilai tegangan

menunjukkan angka 0 pada multimeter.

h. Catat nilai arus yang tertera pada Amperemeter, kemudian matikan power supply.

i. Ukur nilai resistansi R4 dan R2 pada potensiometer menggunakan multimeter

kemudian catat nilainya pada tabel 4.



Gambar 3 Rangkaian Jembatan Wheatstone

3. Video Percobaan [Kembali]


1. Penentuan Karakteristik alar ukur 


                                                

                    
2.Variasi pengukuran potensiometer dan tahanan geser secara seri


 


3.Variasi pengukuran potensiometer dan tahanan geser secara pararel

                                            

4.Pengukuran potensiometer menggunakan jembatan wheatstone

                                            



4. Analisa[Kembali]

  1.Analisa larakteristik setiap alat ukur yang digunakan

     Jawab :

Multimeter : Mengukur tegangan, arus, dan hambatan secara langsung.

Pembagi Arus & Tegangan : Membantu mendistribusikan tegangan/arus secara proporsional dalam rangkaian.

Basestation : Memproses dan menampilkan data dari berbagai sensor.

   

   2.Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian seri! 

       Jawab : Pada rangkaian pararel besar arus di setiap elemen resistansi bernilai sama,dalam kasus pratikum Modul 1 ,ketika besar resistansi dalam alat elektronik kemarin berupa potensiometer dan tegangan geser (TG) di geser ke kanan (jika arus mulai bergerak dari terminal kiri) dan knob potensiometer di putar menjauhi terminal tetap yang terhubung ke kutub positif sumber.

               Ambil salah satu data dari percobaan ke dua yaitu kita ambil data pertama nilai resistor pada hasil hitungan yang di dapatkan dari data pembaglian antara tegangan dengan arus yan diukur hampir mendekati  nilai resistransi yang  ada pada multimeter resistor.

                  Lalu,pada data kedua ketika nilai resistansi pada potensiometer di tingkatkan nilai tegangan total yang diukur melalui volmeter memperoleh hasil yang juga meningkat,Hal ini dapat disimpulkan bahwa "ketika resistansi pada potensiometer dan Tegangan geser ditingkatkan ,diperoleh hasil tegangan pada voltmeter juga meningkat sehingga membuat hasil variasi resistansi resistor hampir ,mendekati dengan hasil pengukuran resistor".


    3.Analisa Perbandingan Variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan             geser dan potensiometer pada rangkaian pararel!

        Jawab : ketika arus listrik melwwati rangkaian pararel maka arus tersebut terbagi di beberapa cabang ,pada percobaan,disetiap cabang yang di lalaui arus memiliki nilai arus yang berbeda beda ,ketika resistansi yang terukur sangat besar nilai arus yang melewatinya mengalami penurunan,berdasarkan perbandingan hasil perhitungan dan pengukuran menunjukkan bahwa alat potensiometer memiliki akurasi yang lebih tinggi dari pada tegangan geser,hal ini disebabkan karena potensiometer lebih sensitive dibandingkan Tegangan geser.


    4.Analisa nilai persen R pengukuran potensiometer menggunakan jembatan wheatstone!  



pada percobaan nilai R teori = 1225,4

R multimeter = 511

maka hasil yang diperoleh adalah 1,39% yang berarti nilainya dibawah 5%, maka hasil percobaan berhasil dilakukan dengan %error yang dibawah 5%


5. Download File[Kembali]

Link Laporan Akhir Disini

Link Vidio percobaan 1 Disini

Link Vidio percobaan 2 Disini

Link Vidio percobaan 3 Disini

Link Vidio percobaan 4 Disini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS BESAR SISTEM PARKIR OTOMATIS RAMAH LINGKUNGAN

LAPORAN PRATIKUM MODUL II